Kamis, 29 Agustus 2013

Karena Sibuk Kerja Anak Kemungkinan Lebih Nakal


Sudah kewajiban kepala keluarga untuk bekerja demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Namun, seorang ayah yang workaholic alias gila kerja cenderung akan memiliki anak yang mengalami gangguan perilaku.

Dalam sebuah studi di Australia, anak laki-laki berusia 5-10 tahun yang ayahnya bekerja sebanyak 55 jam atau lebih dalam seminggu cenderung menunjukkan perilaku agresif, jika dibandingkan dengan anak yang jam kerja ayahnya lebih pendek.

"Penelitian ini penting karena selama ini baru sedikit studi yang secara spesifik merujuk pada pengaruh jam kerja ayah terhadap perkembangan mental anak," kata ketua peneliti Jianghong Li dari pusat penelitian ilmu sosial di Berlin, Jerman.

Namun, hasil studi tersebut tidak menunjukkan efek yang sama pada anak-anak perempuan. Selain itu, tidak ditemukan kaitan antara jam kerja ibu dan gangguan perilaku anak, baik anak laki atau perempuan. 

Tetapi, berbeda dengan di Indonesia, para wanita di Australia pada umumnya bekerja paruh waktu. Sementara itu sekitar 20 persen para ayah di negeri kanguru tersebut bekerja 55 jam atau lebih dalam seminggu. Jika dalam seminggu bekerja selama 5 hari, rata-rata para ayah itu bekerja 11 jam setiap harinya.

Penelitian ini melibatkan 1.440 anak berusia 5 tahun, 1.400 anak berusia 8 tahun, dan hampir 1.360 anak berusia 10 tahun. Pada waktu-waktu tertentu orangtua si anak diminta mengisi kuesinoer mengenai perilaku anak. 

Sejauh ini anak laki-laki lebih sensitif terhadap jam kerja ayah yang panjang, dibandingkan dengan anak perempuan. Para peneliti menduga hal tersebut mungkin karena anak-anak itu kekurangan waktu bermain bersama ayahnya. Seperti diketahui aktivitas yang disukai anak laki-laki umumnya bersifat fisik seperti berolahraga, sehingga anak-anak yang ayahnya sibuk bekerja mengalami kelebihan energi sehingga perilakunya cenderung lebih agresif.

Pendapat lain menyebutkan, saat ayah terlalu sibuk bekerja ibu tidak mendapat bantuan yang diperlukan di rumah. Akibatnya ibu menjadi stres dan kelelahan, hal ini diduga berpengaruh pada pola asuh sehingga berdampak negatif pada perkembangan perilaku anak.

Minggu, 25 Agustus 2013

Jepang Dan Resep Makanan khasnya

Mie ramen adalah resep maskan jepang yang sangat terkenal sampai mendunia ciri khas ramen ini adalah mienya yang erukuran besar dan bisanya rasanya pedas , berikut adalah cara membuat mie ramen kuah kental



Cara Membuat Mie Ramen

Bahan-bahan/bumbu-bumbu :
100 gram ramen
2 siung bawang putih, cincang kasar
1/2 buah bawang bombay, iris panjang
150 gram udang kupas, sisakan ekor dan belah punggungnya
100 gram brokoli
50 gram kacang polong
1 1/2 sendok makan kecap ikan
1 sendok teh kecap manis
1/2 sendok teh kaldu ayam bubuk
1/2 sendok teh garam
1/4 sendok teh merica bubuk
1/2 sendok teh gula pasir
400 ml air
1 batang daun bawang, iris miring
1 sendok makan tepung sagu dan 1 sendok makan air, larutkan untuk pengental
1 butir telur, kocok lepas
1 sendok makan minyak untuk menumis

Cara Pengolahan :

Rebus ramen dalam air mendidih. Tiriskan.
Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum. Masukkan udang. Aduk sampai berubah warna.
Tambahkan brokoli dan kacang polong. Aduk rata.
Masukkan kecap ikan, kecap manis, kaldu ayam bubuk, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata.
Tuang air. Didihkan. Tambahkan daun bawang. Aduk rata.
Masukkan ramen. Kentalkan dengan larutan tepung sagu. Masak sampai meletup-letup.
Tambahkan telur kocok sedikit-sedikit sambil diaduk sampai berserabut.

Selasa, 20 Agustus 2013

Diet Paling Gila

Berikut adalah tujuh cara "gila" untuk menurunkan berat badan yang sebaiknya tidak Anda coba.

1. Lidah plastik
Metode ini diciptakan oleh ahli bedah plastik asal Beverly Hills. Dalam penerapannya, ahli bedah akan memasangkan bahan seperti plastik pada lidah sehingga proses makan akan berlangsung dengan sangat menyakitkan. Saat menggunakan metode ini, orang dipaksa untuk hanya makan makanan dalam bentuk cair sebanyak 800 kalori setiap hari. Tak hanya lidah, metode ini bahkan dapat "menyiksa" dompet karena sekali mencobanya, Anda harus merogoh kocek sekitar 2.000 dollar Amerika Serikat.

2. Makan lewat selang
Metode seharga 1.500 dollar AS ini kebanyakan dipakai oleh calon pengantin yang ingin menurunkan berat badannya secara instan. Cara melakukan diet ini yaitu dengan memasukkan semacam selang ke dalam hidung yang terhubung dengan kerongkongan. Selama 10 hari, peserta tidak diperbolehkan makan apa pun kecuali protein dan karbohidrat yang dimasukkan melalui selang. Dengan cara tersebut, peserta hanya mengasup sekitar 800 kalori per harinya. Cara ini sangat berbahaya karena dapat menimbulkan cedera.

3. Drunkorexia
Drunkorexia merupakan istilah baru untuk gangguan makan yang diikuti dengan kecanduan minuman beralkohol. Orang yang mengalaminya sengaja mengurangi asupan kalori mereka demi bisa minum alkohol. Dengan cara ini, tentu saja orang bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Namun mereka juga harus rela mengalami kesulitan berkonsentrasi, mengambil keputusan, sistem imun memburuk, risiko tinggi cedera, dan keracunan alkohol akut.

4. Cacing pita
Dalam menjalankan metode ini, orang sengaja memasukan cacing pita ke pencernaan mereka untuk menurunkan berat badan. Padahal cacing pita sangat berbahaya karena bisa menyumbat saluran pencernaan, gangguan fungsi organ, otak, kerusakan sistem saraf, hingga kematian.

5. Kelaparan
Makanan sejatinya merupakan "bahan bakar" agar tubuh mampu menjalani sistemnya secara benar. Lapar merupakan tanda tubuh kekurangan "bahan bakar" tersebut. Kelaparan artinya membiarkan tubuh dalam keadaan kurang makanan dalam waktu lama. Dalam jangka waktu tersebut, tentu kesehatan akan terganggu. Kelaparan berbeda dengan puasa karena puasa tetap membiarkan tubuh makan sebelumnya dengan nutrisi cukup dan hanya dilakukan di siang hari.

6. Merokok
Merokok menyebabkan indra perasa kurang peka sehingga menurunkan nafsu makan. Selain itu, merokok juga mampu meningkatkan metabolisme yang berarti mampu menurunkan berat badan. Hanya saja, merokok diketahui merupakan faktor risiko banyak penyakit hingga mempercepat proses penuaan.

7. Obat-obatan terlarang
Anda pasti pernah melihat orang kehilangan banyak berat badannya saat menjadi pecandu. Ya, konsumsi obat-obatan terlarang memang mampu menurunkan berat badan, tetapi dengan risiko kesehatan yang tinggi, cara ini tentu sangat tidak sehat.

Kisah Sepatu Tua Yang Hilang

Suatu hari seorang bapak tua hendak menumpang bus. Pada saat ia menginjakkan kakinya ke tangga, salah satu sepatunya terlepas & jatuh ke jalan. Lalu pintu tertutup & bus mulai bergerak, sehingga ia tidak bisa memungut sepatu yg terlepas tadi. Si bapak tua itu dengan tenang melepas sepatunya yg sebelah & melemparkannya keluar jendela. 

Seorang pemuda yg duduk dalam bus melihat kejadian itu, dan bertanya kepada si bapak tua, "Aku memperhatikan apa yg Anda lakukan Pak. Mengapa Anda melemparkan sepatu Anda yg sebelah juga ? "Si bapak tua menjawab,"Supaya siapapun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya." 

Si bapak tua dalam cerita di atas memahami filosofi dasar dalam hidup - jangan mempertahankan sesuatu hanya karena kamu ingin memilikinya atau karena kamu tidak ingin orang lain memilikinya. 

Kita kehilangan banyak hal di sepanjang masa hidup. Kehilangan tersebut pada awalnya tampak seperti tidak adil & merisaukan, tapi itu terjadi supaya ada perubahan positif yang terjadi dalam hidup kita. 

Kalimat di atas tidak dapat diartikan kita hanya boleh kehilangan hal-hal jelek saja. Kadang, kita juga kehilangan hal baik. 

Ini semua dapat diartikan : 
supaya kita bisa menjadi dewasa secara emosional dan spiritual, pertukaran antara kehilangan sesuatu dan mendapatkan sesuatu haruslah terjadi. 

Seperti si bapak tua dalam cerita, kita harus belajar untuk melepaskan sesuatu. Tuhan sudah menentukan bahwa memang itulah saatnya si bapak tua kehilangan sepatunya. 

Berkeras hati & berusaha mempertahankannya tidak membuat kita atau dunia menjadi lebih baik. Kita semua harus memutuskan kapan suatu hal, suatu keadaan atau seseorang masuk dalam hidup kita, atau kapan saatnya kita lebih baik bersama yg lain. 

Pada saatnya, kita harus mengumpulkan keberanian untuk melepaskannya. 

Karena tiada badai yg tak berlalu. Tiada pesta yg tak pernah usai.Semua yg ada didunia ini tiada yg abadi. :) 

Rabu, 14 Agustus 2013

Pentingya Perikasa Kesehatan Untuk Paea Ledis

1. Mammogram
Pemeriksaan mammogram memang penting dilakukan untuk mendeteksi dini adanya kanker payudara. Namun para peneliti berpendapat, wanita berusia 40-49 tahun yang tidak berisiko tinggi sebaiknya tidak melakukannya. Pasalnya, dikhawatirkan hasil pemeriksaan berupa false positive. Belum lagi risiko paparan radiasi dan biopsi yang sebenarnya tidak diperlukan. 

Karena itu pemeriksaan mammogram sebaiknya dilakukan mereka yang berusia lebih dari 50 tahun setiap dua tahun sekali. Kendati demikian, pemeriksaan mammogram perlu dilakukan bagi wanita 40-49 tahun yang berisiko tinggi. Risiko tinggi yang dimaksud yaitu memiliki ibu atau saudara kandung yang terkena kanker payudara. 

2.  Pemeriksaan kulit
Pemeriksaan kulit juga perlu dilakukan untuk mendeteksi dini penyakit kulit seperti kanker kulit, eksim, dan lain-lain. Semakin dini penyakit-penyakit tersebut dideteksi maka semakin mudah untuk disembuhkan.

3. Pemeriksaan mata
Jika Anda menggunakan kacamata atau lensa kontak, maka Anda perlu mengunjungi dokter mata setiap tahun. Adapun bagi Anda yang tidak, dua tahun sekali sudah cukup.

4. Pemeriksaan pendengaran
Pendengaran bisa dirusak oleh volume suara di sekitar yang terlalu keras. Oleh karenanya, pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan satu tahun sekali ketika usia Anda sudah mencapai 50 tahun. Namun jika Anda memiliki kebiasaan mendengarkan musik lewat headset dengan volume yang keras, mungkin pemeriksaan ini perlu dilakukan lebih dini.

5. Pemeriksaan gigi
Para dokter gigi merekomendasikan pemeriksaan gigi enam bulan sekali. Pemeriksaan meliputi kesehatan gusi, gigi keropos, hingga membersihkan karang gigi. Kesehatan gigi yang tidak terawat berhubungan dengan tingginya risiko penyakit jantung dan diabetes.

6. Pemeriksaan tiroid
Demam, lelah, gatal, konstipasi, dan bertambah berat badan merupakan gejala dari hipotiroidisme, kekurangan tiroid yang dialami oleh 10 persen wanita. Maka dari itu, pemeriksaan tiroid setiap tahun perlu dilakukan saat menginjak umur 50 tahun.

7. Pemeriksaan darah
Sejak usia 20-an, sebenarnya Anda sudah direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan darah dasar untuk kolesterol setiap lima tahun sekali. Namun jika sudah berusia 40 tahun, maka perlu juga tambah pemeriksaan gula darah dan lakukan setiap tahun.

8. Pap smear
Sejak usia 21 tahun, wanita seharusnya mendapat pemeriksaan pap smear untuk mendeteksi kanker serviks. Meskipun begitu, hampir sama seperti mammogram, para pakar berpendapat pemeriksaan ini tidak perlu terlalu dini dilakukan pada mereka yang tidak berisiko tinggi. Konsultasikan kepada dokter untuk mengetahui saat yang tepat bagi Anda untuk melakukannya.

9. Kolonoskopi
Pemeriksaan ini menggunakan kamera kecil yang dimasukkan ke dalam kolon melalui anus untuk mendeteksi polip ataupun kanker pada kolon. Pemeriksaan ini perlu dilakukan bagi Anda yang berusia di atas 50 tahun dan diulang setiap 10 kali. Bagi yang berisiko tinggi, pemeriksaan ini mungkin harus lebih dini dilakukan.

10. Pemeriksaan depresi
Menjawab pertanyaan-pertanyaan sederhana dari dokter dapat mencirikan kesehatan mental Anda. Pemeriksaan ini penting karena satu dari empat wanita kerap mengalami depresi yang tidak terdiagnosis.

Minggu, 04 Agustus 2013

Makanan Yang Harus Dihindari Saat Mensturasi

Lebih dari setengah perempuan mengalami gejala tersebut terutama di usia yang masih muda. Namun gejala ini dapat dikurangi bila kita bisa mengatur pola makan dan nutrisi yang diasup. Berikut beberapa makanan yang perlu dihindari selama menstruasi, seperti dirangkum Bold Sky.

1. Kafein
Kafein merupakan salah satu minuman utama yang perlu dihindari karena bisa menyempitkan pembuluh darah dan membuat tubuh terdehidrasi. Maka dari itu bila mengonsumsi kafein, tubuh akan merasa tidak nyaman dan menimbulkan sakit kepala serta meningkatkan kecemasan dan kegalauan. Lebih baik hindari minuman berkafein seperti kopi, soda, dan coklat terutama selama menstruasi.

2. Gula
Hindari makanan manis seperti permen atau soda karena mengandung kadar gula yang tinggi. Mengonsumsi makanan dengan kadar gula yang tinggi membuat kadar gula dalam darah meningkat dengan drastis dan dapat membuat Anda mudah merasa kesal dan cepat lesu.

3. Makanan Junk Food
Makanan cepat saji atau junk food perlu dihindari karena mengandung banyak lemak trans. Lemak trans ini akan meningkatkan hormon estrogen yang bisa memunculkan rasa sakit tiba-tiba di rahim. Sehingga perut akan terasa keram dan sakit.

4. Makanan Olahan
Makanan kaleng atau olahan perlu dihindari selama menstruasi karena kandungan sodium di dalamnya sangat tinggi. Konsumsi sodium berlebih bisa mempengaruhi penyimpanan air dalam tubuh dan membuat tubuh membengkak. Jadi lebih baik anda hindari makanan olahan seperti kornet, keju kecap, dan MSG. Selain itu hindari makanan kaleng yang mengandung lebih dari 200 mg sodium.

5. Olahan biji-bijian
Ketika biji-bijian melalui proses pengolahan, nutrisi yang terkandung di dalamnya banyak terbuang. Sehingga yang tersisa hanyalah kandungan gula yang tinggi. Mengonsumsi olahan biji-bijian juga dapat mempengaruhi nafsu makan dan memperburuk gejala saat menstruasi. Makanan seperti pasta, nasi putih, dan roti perlu dihindari untuk mengurangi keram perut saat menstruasi.

6. Goreng-gorengan
Makanan yang digoreng mengandung banyak lemak dan minyak yang dapat meningkatkan hormon estrogen. Sebaiknya hindari makanan yang digoreng seperti jajanan gorengan, kentang goreng atau onion ring untuk membuat rahim stabil dan menghindari rasa keram dan sakit.